12 April, 2010

SWAMI DI DELHI HARI - 4 (Ke Kuil Baha'i (Lotus Temple) )


Pagi ini, merupakan hari ke - 4 kunjungan Swami ke Delhi, Bhagawan tiba saat Bhajan berlangsung pukul 10:25 duduk di panggung hingga pukul 10:55 saat Arathi dipersembahkan. Setelah menerima Arathi, Bhagawan dan rombongan berangkat ke Baha'i Temple, yang dikenal sebagai Lotus Temple, karena fitur menakjubkan seperti Lotus. Bhagawan dijadwalkan memberikan Darshan Ilahi di kuil monumental ini, yang merupakan daya tarik wisatawan di Delhi. Kuil ini terletak 12 km tenggara Connaught Place, New Delhi. Dan disore hari, Bhagawan dijadwalkan untuk memberikan Darshan di DC-10 Grounds DDA (Dekat Dwarka Sektor - 10 Station Metro), Dwarka.



Liputan dari Delhi mengabarkan bahwa Bhagawan tiba di Kuil Baha'i sekitar pukul 11:30. kuil Baha'I yang memiliki fitur unik ini adalah tempat ibadah seperti pada umumnya, Kuil Lotus terbuka untuk semua tanpa melihat perbedaan agama, seperti ditekankan dalam teks Baha'i. Bahá' artinya keyakinan penting yang dimiliki umat manusia untuk menemukan visi penyatuan dan tujuan hidup dan untuk masa depan masyarakat. Kuil ini merupakan tempat pertemuan di mana orang-orang dari semua agama dapat menyembah Allah tanpa adanya batasan aturan. Kelompok keagamaan juga menetapkan bahwa kitab suci Baha'i dan agama lain dapat membaca atau bernyanyi dalam bahasa apapun. Menjalankan tradisi, baik ajaran Alkitab suci, Quran yang Suci dan Gita yang sakral semua itu dibacakan di hadapan Swami, dengan doa selama sepuluh menit kepada Bhagawan oleh orang-orang dari pengkuti Baha'i. Acara ini dihadiri sekitar 300 orang dan berlangsung hampir selama satu jam.




















Dari Kuil Baha'i Bhagawan dan rombongan menuju ke kediaman Justice PN Bhagwathi. Justice PN Bhagwathi adalah seorang ahli hukum terkemuka yang bereputasi Internasional dan mantan Ketua Pengadilan India. Bhagwathi telah menjadi devotee Bhagawan yang lama dan menjadi anggota, Sri Sathya Sai Central Trust, Prasanthi Nilayam. Swami memberkati dia dan anggota keluarganya, setelah makan siang di rumah dia, Bhagawan kembali ke Sri Sathya Sai International Centre sekitar pukul 2:30. Bhagawan dijadwalkan untuk memberikan Darshan Ilahi di Center Internasional pada sore hari setelah itu melanjutkan Darshan di Dwarka.


Rumah Justice PN Bhagwathi

Sebelumnya di pagi hari, Mr. Sushil Kumar Shinde, Minister Of Power dalam Central Kabinet berada di Center Internasional untuk mendapat Darshan Ilahi. Mr Shinde telah menjadi devotee lama Bhagawan dan telah mengunjungi Prasanthi Nilayam beberapa kali.

Di malam hari, darshan dijadwalkan di Ground Dwarka dibatalkan dan berlangsung di Sri Sathya Sai International Centre, Bhagawan keluar sekitar pukul 6:20 saat Bhajan sedang berlangsung. Group musik yang mendampingi Bhagawan mengambil alih bernyanyi, membawakan bhajan dengan prolog yang indah. Sesi ini diperpanjang sampai pukul 7:15 hingga Arathi dipersembahkan.

Dengan sentuhan Cinta Ilahi, Bhagawan, setelah menerima Arathi, lalu pegi ke Kresna Menon Marg, New Delhi, menuju ke kediaman mantan Perdana Menteri India, Sri Atal Behari Vajpayee. Mantan Perdana Menteri India yang dijadwalkan untuk mengunjungi Bhagawan di International Centre beberapa hari sebelumnya, untuk mendapatkan blessing Beliau, namun ia tidak bisa datang karena sakit. Sebelas tahun lalu, ketika Bhagawan mengunjungi ibukota terakhir kali, Mr Vajpayee menjadi Perdana Menteri dan SSSIC (Sri Sathya Sai International Center) diresmikan oleh Swami di hadapa dia. Vajpayee telah menjadi devotee lama Bhagawan dan telah mengunjungi Prasanthi Nilayam beberapa kali. Setelah memberkatinya, Bhagawan kembali ke Center Internasional sekitar pukul 8:30 malam.


Kembali ke Parthi, di Puttaparthi hujan turun gerimis! Memberikan kesejukan di musim panas terik ini, hujan turun pada hari Senin sore di Puttaparthi. Hari kelima berturut-turut tanpa "Jiwa" Beliau, meskipun Parthi "kehilangan aura", Kota spiritual tidak kelihatan tandus karena pada masa lalu ketika Bhagawan pergi ke Brindavan dalam waktu lama, selama 2-3 bulan. di Parthi, semuanya menunggu harapan kabar baik, yaitu berita tentang kembalinya Beliau.